Tentang bertambahnya umur, hanya satu kata yang tepat untuk diucapkan. Syukur. Atas kesehatan, rezeki, orang-orang baik di sekitar, dan doa-doa serta harapan baik yang diberikan.
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
Tentang bertambahnya umur, hanya satu kata yang tepat untuk diucapkan. Syukur. Atas kesehatan, rezeki, orang-orang baik di sekitar, dan doa-doa serta harapan baik yang diberikan.
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
Sepertinya hati saya dipenuhi sarang laba-laba yang lebat.
Entahlah mengapa laba-laba yang dengan senangnya menyulam tempat tinggal di sana.
Apa mungkin ia tahu tempat yang kosong dan belum berpenghuni?
Saya tidak dengan sengaja mengkosongkan hati.
Pun tidak menaruh papan bertuliskan “for sale” tanda tak berpenghuni.
Saya mencari, bukan hanya menunggu.
Tapi memang waktu terlalu lama membiarkan saya mencari, meski dia berjanji akan menemukan saya dengan penghuni yang tepat.
Maka sementara itu, saya membersihkan sarang laba-laba itu sendirian saja.
Sampai bersih.
Kemudian penuh sarang laba-laba lagi.
Kemudian dibersihkan lagi.
Sampai saya memilih siapa penghuni yang tepat untuk berdiam di hati saya.
Tepat di dekat dada.
— (via zarryhendrik)
So, I said “yes”
.. dan jatuh cintalah pada orang yang ketika bersamanya, kau bisa menjadi sangat apa adanya